Selasa, 28 Oktober 2014

Persamaan dan Perbedaan Laporan Keuangan Sektor publik dan swasta (private)


Perbedaan
A. Akuntansi Publik sektor pemerintahan
   – Laporan Keuangan menggunakan Standar Akuntansi Pemerintah yang diatur dengan PP.No.24 Tahun  2005
    – Laporan Keuangan terdiri dari
     a. LRA (Laporan Realisasi Anggaran)
     b. Neraca
     c. Arus Kas
     d. CaLK
   – Dalam SAP Persamaan akuntansinya menjadi Kewajiban – Asset = Ekuitas
  – Akun-akun dalam akuntansi pemerintahan sangat baku sesuai dengan yang tercantum dalam SAP, sehingga tiap entitas tidak dapat merubah atau menambah akun – akun yang lainnya.
   – Tidak ada neraca konsolidasi antara Pusat dan Daerah karena memiliki kewenangan dan tanggung jawab yang berbeda.
   – Struktur neraca dalam akuntansi publik yaitu:
     a. Aktiva
        - Aktiva lancar
        - Investasi Jangka Panjang
        - Aktiva tetap
        - Dana Cadangan
        - Aktiva lain-lain
     b. Kewajiban
        - Kewajiban Jangka Pendek
        - Kewajiban Jangka Panjang
     c. Ekuitas
     d. Surplus/ Defisit
        – Struktur LRA (Laporan Realisasi Anggaran) dalam akuntansi publik yaitu:
          a. Pendapatan
          b. Belanja
          c. Pembiayaan (Penerimaan/Pengeluaran)
        – Struktur Laporan Arus kas
          a. Aktivitas Operasi
             - Aliran Kas masuk
             - Aliran Kas Keluar
          b. Aktivitas Investasi 
          c. Aktivitas Pembiayaan
          d. Saldo awal dan saldo Akhir
             – Namun dalam Laporan Keuangan pada (SKPD) Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Daerah baik Kota/Kab maupun Provinsi tidak memiliki laporan arus kas, karena yang menyusun laporan arus kas hanya entitas Pelaporan yang terdapat di SKPKD (Pemerintahan Daerah)
B. Akuntansi Swasta
   - Laporan Keuangan menggunakan (SAK) Standar Akuntansi Komersial
   - Laporan Keuangan terdiri dari
     a. Neraca
     b. Laporan Laba/Rugi
     c. Arus Kas
     d. Perubahan Modal
   - Persamaan Akuntansi sektor swasta ialah Asset = Kewajiban – Modal
   - Akun-akun dalam akuntansi swasta sangat fleksibel dimana tiap entitas dapat menambah atau mengurangi akun-akun
   - Basis akuntansi yang digunakan adalah Basis Cash
   - Terdapat Neraca Konsolidasi antara Induk Perusahaan dan anak perusahaan
   - Struktur Neraca Konsolidasi contoh PT.Mayora Indah,Tbk (terlampir)
     a. Aktiva
     b. Aktiva Lancar
     c. Aktiva Tidak Lancar
     d. Kewajiban
     e. Kewajiban Lancar
     f. Kewajiban tidak lancar
     g. Goodwill Negatif
     h. Hak Minoritas atas aktiva bersih anak perusahaan
     i. Ekuitas
   - Sturktur Laba-Rubi Konsolidasi
     a. Penjualan Bersih
     b. Beban Pokok Penjualan
     c. Laba Kotor
     d. Beban Usaha
     e. Laba Usaha
     f. Laba sebelum Hak Minoritas atas laba bersih anak perushaan
     g. Hak Minoritas atas laba bersih anak perushaan
     h. Laba Bersih
     i. Laba Persaham


Persamaan

A. Siklus Akuntansi baik publik atau swasta memiliki kesamaan namun terdapat Jurnal tambahan pada akuntansi publik yaitu Jurnal Korolari, dimana jurnal tersebut dibuat untuk merubah basis cash menjadi basis accrual sehingga hasil Realisasi Anggaran dapat merubah posisi keuangan pada Neraca.
B. Posisi Saldo Normal memiliki kesamaan :
   - Akun saldo normal Bertambah Berkurang
   - Assets/Kas Debet Debet Kredit
   - Kewajiban Kredit Kredit Debet
   - Pendapatan Kredit Kredit Debet
   - Modal/ Ekuitas Kredit Kredit Debet
   - Beban/Belanja Debet Debet Kredit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar