Jumat, 23 Mei 2014

KIMIA: Sifat fisik unsur periode ke-3

1.Sifat fisik unsur periode ke-3
Na
Mg
Al
Si
P
S
Cl
Ar
Nomor Atom
11
12
13
14
15
16
17
18
Mr
22,9
24,3
26,9
28,08
30,09
32,06
35,5
39,9
Konfigurasi elektron
2
8
1
2
8
2
2
8
3
2
8
4
2
8
5
2
8
6
2
8
7
2
8
8
Struktur
Kristal logam
Kristal logam
Kristal logam
Kristal kovalen Raksasa
Molekul poliatom
Molekul poliatom
Molekul diatom
Molekul monoatom
Tingkat Oksidasi tertinggi
+1
+2
+3
+4
+5
+6
+7
-

*    Titik Didih
Pertama kami menuliskan titik didih (K) dalam bentuk tabel:
Na
Mg
Al
Si
P
S
Cl
Ar
Titik didih(K)
1156
1363
2740
2953
553
718
238
87,3

*    Kedua kami menuliskan titik didih(K)dalam bentuk grafik
Pada  gambar grafik tersebut kami dapat menyimpulkan bahwa unsur Na dan Mg mempunyai struktur kristal logam yang mempunyai titik didih relatif tinggi,sedangkan unsur Al dan Si membentuk struktur kristal kovalen raksasa yang pada umumnya mempunyai titik didih yang sangat tinggi.Sementara unsur P dan S merupakan unsur dengan struktur molekul kovalen sederhana sehingga mempunyai titik didih yang relatif lebih rendah daripada logam,Sedangkan unsur Cl dan Ar merupakan molekul gas,Klorin merupakan gas diatomi,sedangkan argon merupakan gas monoatomik yang mempunyai titik didih sangat rendah.
Titik leleh
Pertama kami tuliskan dalam bentuk tabel
Na
Mg
Al
Si
P
S
Cl
Ar
Titik leleh
370,8
922
933
1683
317
386
172
88,8

Kedua kami dapat kemukakan bahwa unsur Na,Mg dan Al mempunyai struktur kristal logam yang mempunyai tiitik leleh relatif tinggi.Sementara unsur Si membentuk struktur kristal kovalen raksasa yang pada umumnya akan mempunyai titik leleh yang sangat tinggi,sementara itu unnsur P & S merupakan unsur dengan struktur molekul kovalen sederhana sehingga mempunyai titik leleh yang relatif lebih rendah daripada logam.Sedangkan unsur Cl dan Al merupakan gas klorin atau gas diatomik,Sedangkan argon merupakan gas monoatomik yang mempunyai titik leleh yang sangat rendah.

Kekerasan
            Kekerasan bertambah dari Na ke Si
Pertambahan kekerasan dapat dijelaskan dari kekuatan ikatan logam yang meningkat dari Na ke Al dan kekuatan ikatan kovalen pada Si.

Sifat Kimia
            Pada pembahasan ini kami dapat mengemukakan sifat kimia unsur-unsur periode ketiga dengan menggunakan data sifat atomik dan konfigurasi eelktronnya.

Sifat atomik unsur-unsur periode ke-3

Sifat atomik
Na
Mg
Al
Si
P
S
Cl
Ar
Jari2 Ion(Pm)
102
72
54
26
17
29
180
-
Jari”logam kovalen(pm)
190
160
118
111
102
102
99
98
Energi ionisasi(Kj/Mol)
496
738
578
789
1,013
1000
1250
1,520
Afinitas elektron
-52,8
>0
-42,5
-134
-72,0
-206
-349
>0
Keelektronegatin
1,0
1,2
1,5
1,8
2,1
2,5
3,0
-
Bilangan oksidasi
+1
+2
+3
+4
+5
+6
+7
0
Dari data diatas terlihat adanya kelarutan sifat atomik dari Na ke Ar yang secara umum dirumuskan sebagai berikut:
-Nilai jari”atom berkurang dari Na ke Ar
-Nilai energi ionisasinya bertambah dari Na ke Ar,dengan fruktuasi nilai dari Mg ke Al dan dari P ke S.
-Nilai efinitas elektron bertambah dari Na ke Cl dengan fruktuasi nilai untuk Al dan P.
-Nilai keelektronegatifan bertambah dari Na ke Cl
-Nilai bilangan oksidasi maksimum bertambah dari Na ke Cl.

Konfigurasi elektron unsur-unsur periode ke-3
IA
IIA
IIIA
IVA
VA
VIA
VIIA
VIIIA
Periode 3
Na
Mg
Al
Si
P
S
Cl
Ar
Nomor atom
11
12
13
14
15
16
17
18
Konfigurasi elektron
(Ne)3s1
(Ne)3s2
(Ne)3s2 3p1
(Ne)3s2 3p2
(Ne)3s2 3p3
(Ne)3s2 3p4
(Ne)3s2 3p5
(Ne)3s2 3p6


            Kecuali unssur” periode ketiga dapat memiliki konfigurasi elektron gas mulia dengan cara melepas elektron atau menyerap elektron dari atom lain unsur”logam Na,Mg,dan Al dengan jumlah elektron valensi 1,2dan3 lebih mudah melepas elektron valensinya.Sebaliknya unsur-unsur non logam P dan Si  dan Cl memiliki jumlah elektron valensi 5,6,dan 7 sehingga cenderung menerima elektron dari atom lain untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang  stabil.
            Mudah tidaknya unsur-unsur melepas atau menyerap elektron ini dapat dipahami dari kecenderungan nilai energi ionisasi dan afinitas elektronnya.Nilai energi ionisasi bertambah dari kiri ke kanan yang berarti semakin mudah unsur-unsur non-logam disebelah kanan untuk menarik elektron.Dari sini dapat disimpulkan kereaktifan unsur-unsur periode ketiga dari Na ke Cl sebagai berikut:
            Untuk unsur”periode ke3 kecuali Ar,Semakin kekiri kereaktifan logam bertambah dan semakin kekanan kereaktifan non-logam bertambah.

#Keaktifan
            Reaktif artinya mudah bereaksiunsur-insur logam pada unsur periodik makin ke bawah makin reaktig,Karena makin mudah melepaskan elektron.Unsur-unsur bukan logam pada sistem periodik makin ke bawah makin kurang reaktif karena makin sukar menangkap elektron.
            Kereaktifan suatu unsur bergantung pada kecenderungan yang melepas atau menarik elektron.Jadi unsur logam yang paling reaktif adalah golongan VIIA atau Halogen.Dari kiri ke kanan dalam satu periode,mula-mula kereaktifan menurun kemudian bertambah hingga golongan VIIA.Golongan VIIA tidak reaktif kecenderungan berbagai sifat periodik unsur-unsur periodik ke tiga.

4.Sifat periodik
            Sifat periodik unsur periode ketiga
Sifat
Na
Mg
Al
Si
P
S
Cl
Jari”atom(A)
1,57
1,36
1,24
1,17
1,10
1,04
1.256
Energi ionisasi(KJ mol-)
496
739
580
790
1,063
1,004
1.256
Keelektronegatifan
1,0
1,3
1,5
1,8
2,1
2,4
2,9
Biloks tertinggi
+1
+2
+3
+4
+5
+6
+7
Rumus oksidasi tertinggi
Na2O
MgO
Al2O3
SiO3
P2O5
SO3
Cl2O7
Rumus asam basa tertinggi
NaOH
Mg(OH)2
Al(OH)3
H3PO4
H3PO4
H2SO4
HClO4
Kekuatan asam basa
Basa kuat
Basa lemah
Amfafor
Asam lemah
Asam lemah
Asam Kuat
Asam kuat
Potensi rodosi standar(V)
-2,71
-2,37
-1,66
-0,86
-0,43
+0,36
+1,36



Tidak ada komentar:

Posting Komentar